Pura Ulun Danu Beratan

Pura Ulun Danu Beratan merupakan pura terbesar kedua setelah Pura Besakih yang berada di tepi Danau Beratan. Dalam Lontar Babad Mengwi, Pura Beratan ini dikisahkan berdiri pada tahun 1556 Saka atau sekitar tahun 1634 Masehi oleh I Gusti Agung Putu. Berlokasi di daratan Bedugul yang berada di ketinggian 1.239 mdpl, pura ini menyuguhkan keunikan dan pemandangan alam yang luar biasa.

Hal Menarik di Pura Ulun Danu Beratan

Pura Ulun Danu Beratan memiliki keunikan karena lokasi yang tepat berada di pinggir danau. Jika debit air tengah meluap, daratan kompleks pura akan tergenang air sehingga pemandangan indah bakal tersaji. Selain itu, wisatawan yang mengunjungi lokasi wisata ini bisa menikmati setiap spot sejak menapakkan kaki di tempat parkir. Jalan setapak menuju ke pura dihiasi bunga, rumput hijau dan pepohonan cemara.

Keunikan lain yang dimiliki pura ini adalah keberadaan Candi Budha dan masjid yang digunakan sebagai tempat ibadah. Tentu toleransi umat beragama begitu terlihat begitu memasuki kawasan pura.

Bangunan pura khas Bali berupa menara bertingkat (meru) begitu memikat. Pura Ulun Danu Beratan memiliki menara atap 11 tingkat, 7 tingkat dan 3 tingkat. Ada hewan rusa dan kijang di areal pura yang menambah keindahan wisata pura di Bedugul ini.

Cara Menuju ke Pura Ulun Danu Beratan

Lokasi Pura Ulun Danu Beratan ada di Jalan Raya Candi Kuning-Bedugul, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Akses menuju ke lokasi wisata Danau Beratan bisa dilalui dari Denpasar menuju ke Kuta diteruskan menuju ke lokasi wisata.

Perlu waktu tempuh sekitar 2 jam perjalanan dari Kuta menuju ke Danau Beratan yang berjarak sekitar 61 kilometer. Perjalanan menuju ke lokasi wisata yang ada di pegunungan ini cukup menantang sebab banyak tanjakan yang harus dilalui.

Berikan komentarmu: